10 Prinsip Mencintai - SobatASK

10 Prinsip Mencintai

Cintaku, Cintamu, Cinta Kita
14/02/2015
10 Manfaat LDR buat Kamu
23/02/2015


“Mencintai adalah menempatkan kebahagiaan pasangan dalam kebahagiaan kita. Sedangkan kebahagiaan itu sendiri adalah bagaimana kita bisa menikmati setiap detik bersama pasangan, dan bukanlah sesering apa kita berasa di dekat pasangan: Love is all about quality, not quantity.” Rangga Wirianto Putra dalam The Sweet Sin.

Benar ya Sobat, bahwa mencintai adalah menempatkan kebahagiaan kita dan pasangan sebagai kualitas, bukan hanya kuantitas (jumlah). Kutipan tersebut menjelaskan kita mengenai salah satu dari prinsip mencintai dalam hubungan berpacaran, yaitu prinsip profesionalisme. Prinsip mencintai pada dasarnya ada banyak sekali, namun Sobat ASK merangkumnya menjadi 10 prinsip dalam mencintai, yang tentunya cocok banget buat kamu yang sedang menjalin hubungan cinta.

Sebelum lanjut membahas mengenai prinsip mencintai, cinta itu ada empat jenis. Cinta kepada orang tua, cinta kepada tuhan, cinta kepada teman/sahabat, dan cinta kepada kekasih/pacar. Kali ini Sobat ASK akan mencoba menjelaskan prinsip cinta untuk cinta kepada kekasih.

1. Akuntabilitas

Berpacaran haruslah saling percaya dan bertanggung jawab. Tentu dong dalam hubungan berpacaran harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya ketika tidak bersama pasangan.

2. Pengawasan

Berpacaran itu harus menggunakan prinsip pengawasan. Karena dalam berpacaran kita harus saling percaya bukan? Nah, prinsip pengawasan mencegah kita dimainkan oleh pasagan kita. Juga mencegah kita untuk berselingkuh.

3. Daya tanggap

Harus! Dalam berpacaran kita harus memiliki daya tanggap yang cepat. Atau kita bisa istilahkan harus peka. Kepekaan dapat meningkatkan kualitas dalam hubungan berpacaran. Yang perlu diperhatikan, daya tanggap ini jangan dilaksanakan terlalu berlebih, yang ada nanti terlihat cari perhatian.

4. Profesionalisme

Berpacaran juga memaksa kita untuk profesional, kita harus menempatkan kebahagiaan kita dan kebahagiaan pasangan sebagai sebuah prioritas, bukan hanya kebahagiaan pasangan saja.

Baca:  10 Manfaat LDR buat Kamu

5. Efisiensi dan Efektivitas

Yap, berhubungan juga harus efisien dan efektif, maksudnya harus mementingkan kualitas hubungan, bukan hanya kuantitas hubungan.

6. Transparansi

Transparansi diperlukan bukan hanya untuk mengatur keuangan saja, namun juga mengenai hal apa pun. Misalnya dengan sedang melakukan apa, kondisi kesehatan, perhatian dan sebagainya.

7. Kesetaraan

SETARA! Untuk teman-teman yang berpacaran, kesetaraan sangatlah penting. Apa yang harus disetarakan? Apapun. Setara bukan berarti sama dengan, setara adalah menempatkan posisi dalam posisi yang saling menguntungkan, dan tidak ada yang dirugikan.

8. Wawasan ke Depan

Menikah! Itu hanya salah satu wawasan ke depan, tapi bukan hanya menikah. Memiliki rumah, bahagia, mempunyai mimpi merupakan wawasan ke depan. Wawasan ke depan bertujuan membentuk pikiran soal mau dibawa kemana hubungan kalian.

9. Partisipasi

Berpartisipasi bukan hanya dalam kegiatan, namun juga dalam hubungan berpacaran. Pasangan harus mampu berpartisipasi dalam kehidupan masing-masing. Contohnya, jika kita sakit, setidaknya pasangan kita mampu merawat, setidaknya tampak peduli akan kita melalu tindakannya. Diperjuangkan.

10. Penegakan Hukum

Hukum bukan cuma buat negara kok. Hukum sebenarnya adalah merupakan peraturan yang tertulis maupun yang tidak tertulis, yang pada dasarnya peraturan tersebut berlaku dan diakui orang sebagai peraturan yang harus ditaati dalam hidup bermasyarakat. Pasti dong Sobat memiliki nilai sendiri dalam hidup, seperti misalnya, tidak mau melakukan hubungan seksual, tidak boleh selingkuh, dan sebagainya. Ketika berpacaran, nilai itu juga harus ditaati pasangan. Maka dari itu, berpacaran juga harus menerapkan prinsip penegakan hukum.

Walaupun sudah lewat, tapi belum terlalu terlambat untuk bilang selamat Valentine, Sobat, beranilah mencintai!

 

 

Ahmad Mudjoko
Aliansi Remaja Independen

Artikel Terkait

Komentar

komentar