KHUSUS COWOK Tips Kalau Pacar Kamu Hamil

KHUSUS COWOK: Tips Kalau Pacar Kamu Hamil

Menulis untuk Sobat ASK!
08/09/2015
Klinik Griya Lentera Yogyakarta
14/09/2015


Kali ini Sobat ASK pengen ngobrol khusus sama para cowok. Ketika pacarmu mengalami Kehamilan yang Tak Diinginkan (KTD), yang pusing bukan cuma dia: kamu juga. Itu nggak apa-apa kok, nggak ada salahnya bingung, sedih, marah, dan kecewa.

Tapi jangan kelamaan, sobat. Daripada makin bingung dan makin nggak jelas, Sobat ASK punya tips apa yang HARUS KAMU LAKUKAN dan yang NGGAK BOLEH KAMU LAKUKAN kalau pacar kamu hamil, dan kalian belum siap.

 

Yang Harus Dilakukan

1. Pastikan Bahwa dia Memang Hamil

Jangan nebak-nebak, jangan percaya sama mitos, dan jangan ragu-ragu: langsung ajak pacarmu ke klinik dan pastikan kalau dia hamil.

 

2. Cari Tahu Fakta Sebanyak-Banyaknya

Kamu harus nyadar kalau sekarang ini, ada tiga yang harus kamu pikirkan: kamu sendiri, pacarmu, dan bayimu. Kamu nggak bisa coba-coba dan nggak bisa nanya ke sembarang orang. Kalau kamu dapat informasi yang salah, dampaknya bisa bahaya buat kalian bertiga.

Cari tahu klinik dan konselor mana yang ramah remaja. Cari tahu obat apa yang perlu diminum untuk menjaga kesehatan pacarmu. Cari tahu apa saja yang perlu kalian persiapkan kalau kehamilan itu mau dipertahankan, atau kalau kalian mau mengaborsi. Dua-duanya bukan pilihan mudah, jadi jangan sampai kamu dapat informasi soal itu yang asal-asalan.

 

3. Obrolin dengan Orang Terdekat

Kalian harus terus berkomunikasi dan memastikan kalau kalian berdua baik-baik saja menghadapi kehamilan ini. Cari orang terdekat kalian yang kalian rasa bisa dipercaya dan tidak akan menghakimi atau malah menghalangi kalian dalam mengambil keputusan terbaik.

 

4. Dampingi Pacarmu untuk Ambil Pilihan

Kamu bisa mempertahankan kehamilan tersebut atau kamu bisa aborsi. Dua-duanya punya konsekuensi masing-masing dan dua-duanya nggak gampang. Kamu nggak bisa membesarkan anak dengan modal cinta dan nekat doang. Tapi, kamu juga nggak bisa aborsi di klinik yang ngasal dan nggak jelas karena taruhannya nyawa.

Kalau kamu mau ambil keputusan, jangan sampai keputusan itu diambil buru-buru dan penuh emosi. Dengarkan pacarmu, ngobrol secara terbuka, dan ambil keputusan bersama. 

 

Baca:  7 Tanda Kamu Harus Stop Dulu Jadi Teman Curhatnya

Yang Nggak Boleh Dilakukan

1. Jangan Kabur

Beneran perlu dijelasin kenapa kamu nggak boleh kabur? Woi, pacarmu hamil dan kamu yang menghamili dia-bukan jin, bukan siluman, bukan alien dari planet Namec. Kamu kudu bertanggung jawab.

 

2. Jangan Panik Terlalu Lama

Semakin lama kamu panik dan bingung sendiri, kalian berdua bakal semakin repot. Pertumbuhan janin itu kan nggak nunggu kamu tenang, dia tumbuh terus. Kalian harus segera bertindak dan ambil keputusan.

 

3. Jangan Maksa

Satu hal yang perlu kamu ingat adalah walaupun kamu (harus) bertanggung jawab, yang hamil selama 9 bulan dan harus melahirkannya adalah pacarmu. Kamu nggak boleh memaksakan kehendak dan memaksa pacarmu menuruti mau kamu. Pacarmu yang punya hak untuk memutuskan soal tubuhnya. Karena itu tubuhnya, bukan tubuhmu, kan.

Daripada kayak begitu, jadilah pendukung yang baik. Temani pacarmu, ngobrol dengan dia, dan dukung dia. Percaya deh, di masa-masa yang membingungkan kayak begini, dia butuh banget dukungan. Bukan butuh disuruh-suruh kayak pembantu. 

 

4. Jangan Sok Jago

Bung, kamu itu nggak memahami segalanya. Kamu itu bukan dokter, konselor, psikolog, dan bidan sekaligus. Pada akhirnya, kamu harus ngobrol sama konselor sebaya yang bisa bantu pacarmu. Kamu harus mengunjungi dokter untuk memastikan kesehatan pacarmu. Kamu harus ngobrol sama orang terdekat agar nggak stres melulu.

Kamu memang harus bertanggung jawab, tapi kamu nggak perlu jadi pahlawan. Nggak apa-apa kok kalau kamu juga bingung dan takut. Itu alamiah. Persoalannya sekarang adalah bagaimana kalian bisa menyelesaikannya. Jangan malu mencari bantuan. 

 

Kamu nggak perlu khawatir, guys, karena #KamuTidakSendirian. Ada banyak banget klinik ramah remaja di sekitarmu yang bisa kamu kunjungi untuk mendapatkan layanan konseling dan kesehatan. Dijamin terjangkau, nggak ngasal, nggak nyeremin, dan terjangkau!

 

Baca:  5 Langkah Kalau Kamu Hamil dan Dikeluarkan dari Sekolah

 

Sumber foto: Juno

Artikel Terkait

Komentar

komentar