6 Tips kalau Kamu Jadi Korban Body Shaming - SobatASK

6 Tips kalau Kamu Jadi Korban Body Shaming

5 Tips Kalau Pasanganmu Terpapar IMS
27/02/2017
6 Alasan Pelaku Kekerasan Juga Butuh Konseling
28/02/2017

Kamu capek diejek karena ukuran tubuhmu? Atau males ditanyain kenapa kulitmu tambah hitam sama teman-temanmu? Sebelumnya, kami sudah pernah ngomong tentang body shaming, celaan-celaan kecil yang membuat orang lain enggak nyaman dengan tubuhnya sendiri. Nah, apa yang harus dilakukan kalau kamu jadi korban body shaming?

 

Jaga dirimu sendiri.

Kamu tidak bisa dan tidak harus menghadapi semua itu sendirian. Kalau kamu punya sahabat yang bisa dijadikan teman curhat, ngobrol saja dengannya. Kalau kamu punya keluarga yang bisa diajak ngobrol dan membesarkan hatimu, dekati mereka.

Tapi, kalau kamu merasa temanmu enggak ada yang paham perasaanmu, kamu bisa ngobrol sama konselor sebaya. Ada banyak pilihan kok.

 

Jelaskan perasaanmu ke orang lain.

Kadang, ada beda tipis antara hinaan dan bercandaan. Mungkin, teman atau keluargamu itu bermaksud mengajak bercanda. Tapi, tanpa sepengetahuan mereka, sebenarnya kamu merasa enggak nyaman. Jadi, jangan takut untuk menjelaskan perasaanmu ke orang lain. Tidak perlu takut dianggap sensian karena faktanya ucapan mereka memang menyakitkan.

Tapi, ingat untuk..

 

Tetap bersimpati.

Seringkali, orang enggak bermaksud menyakiti perasaanmu. Mereka memang sudah jadi korban asumsi-asumsi yang enggak benar saja. Misalnya begini: orang yang bilang kamu enggak cantik karena kulitmu lebih gelap itu belum tentu jahat atau benci sama kamu. Tapi, mereka keburu termakan oleh ide bahwa orang cantik itu harus berkulit putih.

Oleh karena itu, jangan takut untuk menjelaskan pada mereka bahwa sebenarnya asumsi itu belum tentu benar bahkan malah menyakitkan bagimu.

 

Bersabar.

Butuh waktu bagi orang-orang di sekitarmu untuk paham bahwa kamu tidak nyaman diperlakukan seperti itu. Belum tentu juga semua orang mau menerima bahwa kamu tersinggung atau merasa enggak nyaman. Jadi, bersabarlah dan beri mereka waktu untuk berproses. Lama-lama mereka akan belajar untuk lebih menerima kamu apa adanya. Atau kamu akan menemukan lingkaran pertemanan baru yang lebih positif dan asik.

Baca:  Ikuti Kompetisi e-Course Berhadiah Tablet dan Modem

 

Jangan diladeni.

Enggak semua komentar miring atau lelucon kurang ajar harus ditanggapi. Kadang memang lebih baik kalau kamu enggak meladeni mereka. Ada beberapa orang yang memang enggak bisa menerima kamu apa adanya. Ya sudah, mau bagaimana lagi? Sebaiknya didiamkan saja, ketimbang bikin tambah stres.

 

Marah dan sedih jika perlu.

BaperĀ (bawa perasaan) itu enggak ada salahnya, lho. Kalau kamu merasa enggak enak, sedih, dan marah, itu enggak salah. Kamu manusia dan manusia mana pun pasti merasa enggak nyaman kalau dia merasa tidak diterima apa adanya. Tapi jangan lupa, kamu tidak perlu bersedih terus.

 

 

Sumber:

bustle.com/articles/114764-7-ways-to-respond-to-fat-shaming-from-your-parents-or-family-members

 

Sumber foto:
hypeorlando.com

Artikel Terkait

Komentar

komentar