Pikir Dua Kali Sebelum Kamu Memakai Istilah-Istilah Ini - SobatASK

Pikir Dua Kali Sebelum Kamu Memakai Istilah-Istilah Ini

6 Hal yang Harus Dilakukan kalau Sahabatmu Menyatakan Cinta
16/03/2017
7 Hal yang Kamu Kira Konsensual Padahal Enggak
18/03/2017

Entah kamu sadari atau enggak, banyak istilah yang kita pakai dalam keseharian itu sebenarnya enggak oke lho! Entah karena istilah itu enggak sopan, menghina, atau mendiskriminasi, ada baiknya kita berpikir dua kali sebelum menggunakan istilah-istilah berikut ini.

 

“Maho”

 

Apa itu?
Maho adalah singkatan dari “manusia homo”. Biasanya, istilah ini muncul di dunia maya untuk mengejek seseorang yang dianggap enggak maskulin atau homoseksual.

Kenapa enggak?
Pertama, enggak ada hubungan antara orientasi seksual dengan ekspresi seksual seseorang. Seorang laki-laki yang kelihatan feminin bisa saja heteroseksual alias penyuka lawan jenis. Sebaliknya, seorang laki-laki yang kelihatan macho dan cool banget, bisa saja homoseksual.

Kedua, kalaupun orang itu memang gay atau lesbian, terus kenapa?

 

“Normal”

 

Apa itu?
Biasa muncul saat seseorang yang heteroseksual mencoba menggambarkan dirinya sendiri, contoh: “Dia gay, kalau aku normal.”

Kenapa enggak?
Kalau kamu menggunakan kata ‘normal’, artinya ada yang ‘enggak normal’. Ada yang normal, lurus, sesuai dan baik-baik, dan sebaliknya ada yang menyimpang, tidak benar, tidak sesuai, dan ngaco. Makanya, menggunakan istilah ‘normal’ untuk menggambarkan orientasi seksual itu diskriminatif. Memangnya yang normal itu kayak gimana, sih?

 

“Bencong”

 

Apa itu?
Kata hinaan yang sering keluar kalau ada laki-laki yang tidak maskulin atau kalau ada seseorang yang transgender.

Kenapa enggak?
Karena dihina itu enggak enak. Jadi, mending kita kurang-kurangi menghina. Istilah ini konotasinya negatif jadi bakal lebih cakep kalau kita hindari.

 

“Melambai/Melenting/Lembeng/dan lain-lain”

 

Apa itu?
Kata-kata yang biasanya dipakai untuk mengejek laki-laki yang dianggap tidak maskulin. Kadang disusul dengan istilah ‘maho.’

Kenapa enggak?
Well, jangan nilai buku dari sampulnya. Seperti yang kami tulis di poin pertama, seorang laki-laki yang terlihat feminin bisa saja heteroseksual, dan sebaliknya, seseorang yang tampak maskulin bisa saja homoseksual. Ekspresi gender seseorang enggak menentukan seperti apa dia sebenarnya.

Baca:  Androgin atau Transgender? 4 Tips Menanggapi Millen Cyrus

 

Nah, ternyata ada banyak istilah yang perlu kita pikir-pikir lagi sebelum dipakai, terutama jika tujuannya untuk merendahkan orang lain. Bagaimana menurutmu? Masih ada istilah lain yang perlu kita hindari?

Artikel Terkait

Komentar

komentar