FAQ - SobatASK

FAQ

[vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_toggle title=”Apa yang dimaksud dengan seksualitas?” open=”false” animation=”no_animation”]Suatu aspek dalam kehidupan manusia yang mencakupi seks, identitas gender dan peran, orientasi seksual, erotisme, kesenangan, intimasi, dan reproduksi. Seksualitas dialami dan diekspresikan dalam pikiran, fantasi, hasrat, kepercayaan, sikap, nilai, perilaku, praktik, peran, dan hubungan. Meskipun seksualitas dapat mencakupi hal-hal tersebut, namun tidak semuanya selalu dialami atau diekspresikan. Seksualitas dipengaruhi oleh faktor interaksi biologis, psikologis, sosial, ekonomi, politik, budaya, hukum, sejarah, agaman, dan spiritual.

[/vc_toggle][vc_toggle title=”Apakah yang dimaksud dengan orientasi seksual?” open=”false” animation=”no_animation”]Orientasi seksual atau kecenderungan seksual adalah pola ketertarikan seksual emosional, romantis, dan/atau seksual terhadap laki-laki, perempuan, keduanya, tak satupun, atau jenis kelamin lain. Orientasi seksual biasanya dikelompokkan menurut gender atau jenis kelamin yang dianggap menarik oleh seseorang, yaitu heteroseksual, homoseksual, dan biseksual. Namun, pembagian ini kadang dianggap tidak pula mencukupi karena ada kelompok orang yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai aseksual dan juga panseksual.[/vc_toggle][vc_toggle title=”Apa itu gender?” open=”false” animation=”no_animation”]Gender merupakan sekumpulan ciri-ciri yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat. WHO memberi batasan gender sebagai “seperangkat peran, perilaku, kegiatan, dan atribut yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial dalam suatu masyarakat.” Gender berbeda dari seks atau jenis kelamin (laki-laki dan perempuan) yang bersifat biologis, walaupun dalam pembicaraan sehari-hari seks dan gender sering salah kaprah.

[/vc_toggle][vc_toggle title=”Apakah Infeksi Menular Seksual (IMS)?” open=”false” animation=”no_animation”]Infeksi Menular Seksual adalah infeksi yang ditularkan melalui kontak seksual (hubungan seks). Infeksi ini ditularkan melalui kontak dengan cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, dan darah. Satu kali kontak seksual yang tidak aman sudah cukup untuk menularkan infeksi, tapi tentu saja, semakin banyak pasangan seksual berarti semakin berisiko. Sebagian besar IMS dapat disembuhkan. Tetapi jika tidak segera diobati dapat menyebabkan masalah, seperti merusak organ reproduksi.[/vc_toggle][vc_toggle title=”Kesehatan reproduksi itu apa?” open=”false” animation=”no_animation”]Segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi beserta fungsi dan prosesnya meliputi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial (dan tidak sekadar tidak adanya penyakit). Kesehatan reproduksi juga termasuk kehidupak seks yang aman dan memuaskan, kapasitas untuk memiliki anak, dan kebebasan untuk memutuskannya.[/vc_toggle][vc_toggle title=”Apakah yang dimaksud dengan kekerasan seksual?” open=”false” animation=”no_animation”]Kekerasan seksual adalah berbagai tindakan seksual yang dilakukan terhadap seseorang yang tidak menghendakinya. Kekerasan seksual dapat memiliki sejumlah kisaran serangan, termasuk percobaan tindakan seks yang tidak disepakati (perkosaan), tindakan seks yang tidak disepakati, kontak seksual yang kasar atau tidak diinginkan, dan kekerasan seksual yang tidak terjadi kontak (seperti mengancam, eksibisionis yang sengaja memperlihatkan alat kelamin, pelecehan seksual verbal (dengan omongan).

[/vc_toggle][/vc_column][/vc_row]